1 Januari 2012

SISTEM INFORMASI INVENTARIS BARANG PADA KANTOR CAMAT LHOONG ACEH BESAR MENGGUNAKAN DELPHI 7

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Kebutuhan Informasi yang semakin meningkat sekarang ini, maka perlu penanganan yang lebih baik, karena di dorong oleh kebutuhan dalam pengambilan keputusan dan jumlah data semakin banyak pengolahan dan hubungan antara unsur-unsur yang terdapat sebuah organisasi untuk pengembangan dapat berbagai jenis data yang diperlukan menjadi sebuah informasi dalam kehidupan sehari-hari.
Pengembangan dalam Sistem Informasi Inventaris Barang pada Kantor Camat Lhoong Aceh Besar. Saat ini masih sangat kurang dalam penanganan dalam pengolahan Data Inventaris Barang pada Kantor Camat tersebut, mengingat Barang pada sebuah Kantor sangat penting untuk di data oleh karyawan. Sebagai diketahui bahwa Sistem Informasi pada Kantor Camat Lhoong pada saat ini masih sangat kurang menunjang dari segi Pendataan Jumlah Barang yang ada dalam Kantor tersebut, bahwa Sistem Informasi pada Kantor Camat Lhoong Aceh Besar pada saat ini inventaris Barang yang tidak lagi Efektif untuk dikerjakan secara manual, Sistem Informasi Inventaris Barang adalah berbasis data base yang bertujuan menatausahakan Inventaris Barang milik/Kekayan negara di lingkungan dan di lembaga Ilmu Pengetahuan dengan Sistem Informasi Inventaris Barang ini lebih memudahkan dalam mencapai tujuan dan fungsi dari penatausahakan Barang memungkinkan pengecekan dan pengawasan secara langsung melalui organisasi penata usahan paling atas ke yang paling bawah menyediakan bermacam-macam fasilitas untuk Proses Inventaris pembuatan buku Inventaris pencarian Barang mutasi dan pemutihan barang opname dan pembuatan laporan dengan mempunyai program atau aplikasi yang mengelola data Inventaris Barang dimana kegiatan yang selama ini berlangsung hanya ditangani secara manual, yaitu mencari data dengan cara membuka arsip laporan dari setiap Inventaris Barang yang ada atau stok Barang yang masuk dan dari pihak bagian Sistem Informasi Inventaris Barang Pada Kantor Camat Lhoong selalu mendapat kesulitan dalam melakukan pengidentitasan data inventaris tersebut serta pencatatan yang lebih menjadi permasalahan dalam memperediksi jumlah Barang serta letak dan keadaan data manual yang memakan tempat atau ruangan yang sangat luas dan tidak beraturan sehingga pada sewaktu-waktu data tersebut mengalami kehilangan maka datanya harus di buat lagi dan dicari sehingga memakan waktu beberapa hari proses pencarian datanya.
Melihat uraian di atas penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut tentang sistem Inventaris Barang pada Kantor Camat Lhoong Aceh Besar semoga dengan adanya sistem tersebut akan memberi kemudahan dan menjamin keamanan.
B. Batasan Masalah
Agar pembahasan dapat dilakukan secara terarah dan sesuai dengan yang diharapkan, maka perlu diterapkan batasan-batasan permasalahan yang akan dibahas didalamnya, antara lain :
1. Inventaris Barang serta diharapkan nantinya dapat diperhitungkan.
2. Pendataan nama-nama barang pada kantor camat Lhoong.

C. Rumusan Masalah
Dilihat dari latar belakang tersebut penulis mengambil suatu kesimpulan bagaimana membuat sistem yang terbaik bagi apotek tersebut. Terutama dalam hal mengolah data maka, penulis merasa perlu mengadakan penelitian dengan judul ” SISTEMINFORMASI INVENTARIS BARANG PADA KANTOR CAMAT LHOONG ACEH BESAR MENGGUNAKAN DELPHI 7”
Perumusan masalah dapat dirumuskan dalam pertanyaan sebagai berikut :
1. Bagaimana Sistem pengolahan data Inventaris pada Kantor Camat Lhoong Aceh Besar yang dilakukan saat ini?
2. Apakah dengan adanya suatu sistem aplikasi Inventaris barang pada Kantor Camat Lhoong Aceh Besar informasi yang diharapkan lebih cepat dan akurat?

D. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan yang ingin dicapai dari sistem ini adalah sebagai berikut :
1. Ingin mengetahui sistem pengolahan data Inventaris barang pada Kantor Camat Lhoong yang dilakukan selama ini.
2. Ingin mengetahui sistem pengolahan data Inventaris barang pada Kantor Camat Lhoong agar informasi yang dilakukan dalam pengolahan data secara cepat dan akurat.
E. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian dapat diambil dari penelitian ini adalah:
1. Untuk mempermudah bagian penggunaan dalam hal Informasi Inventaris Barang pada Kantor Camat Lhoong Aceh Besar.
2. dapat digunakan sebagai referensi bagi pihak lain yang ingin melakukan kajian maupun penelitian lebih lanjut tentang Sistem Informasi Inventaris Barang pada Kantor Camat Lhoong Aceh Besar.


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Pengertian Sistem.
Berdasarkan defenisi yang lengkap mengenal suatu sistem tertentu menunjukkan unsur- unsur sistem, kegiatan yang di lakukan sistem untuk mencapai tujuan dan apa yang diproses oleh sistem dan serta apa saja hasil dari ukuran keberhasilan pemrosesan tersebut, sedangkan menurut gorden B,David (1988) mengatakan bahwa “ merupakan suatu susunan yang teratur, gagasaan-gagasan atau konsepsi-konsepsi yang saling ketergantung.
Kemudian moekijet (1991) menggatakan “sistem adalah suatu kumpulan elemen yang saling berhubungan untuk mencapai suatu tujuan tertentu”, dari pengertian di atas dapat tertarek kesimpulan bahwa sistem merupakan suatu kumpulan yang mempunyai suatu gagasan atau hubungan yang membentuk suatu-kesatuan sehinga sasaran dari sistem tersebut dapat di capai. Yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penggunaan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian (Eventi) yang nyata (fakta) yang digunakan untuk pengambilan keputusan sumber dari data adalah dari Informasi.
Sebuah sistem yang mempunyai maksud tertentu ada yang menyebutkan maksud dari suatu sistem adalah untuk menyapai suatu tujuan dan ada yang menyebutkan suatu sasaran.

B. Pengertian Komputer.
Menurut Bilssmer (1985) komputer adalah “ suatu alat elekteronik yang mampu melakukan beberapa tugas yaitu menerima input memproses input sesuai dengan instruktur yang diberikan, menyimpan perintah-perintah dan hasil pengolahannya serta menyediakan output dalam bentuk informasi”.
Sedangkan menurut Sanders (1985) komputer adalah”sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dilancang dan di organisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input memprosesnya dan menghasilkan output berdasarkan instruktur-instruktur yang telah tersimpan di dalam memori”.
Masih banyak lagi ahli yang mencoba mendefinisikan secara berbeda tentang komputer namun pada intinya dapat disimpulkan bahwa komputer adalah suatu peralatan elektronik yang dapat menerima input memberikan informasi menggunakan suatu program yang tersimpan di memori komputer data menyimpan program dan hasil pengolahan serta bekerja secar manual.
Dari defenisi tersebut terdapat juga istilah penting yaitu input (data). Pengolahan data dan informasi (output) pengolahan data dengan menggunakan komputer dikenal dengan nama pengolahan data elektronik (PDE) atau elektronik data processing (EDP) Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan (fakta) dapat berupa angka-angka,huruf,simbol-simbol khusus atau gabungan dari ketiganya data masih belum dapat bercerita banyak sehingga Perlu diolah lebih lanjut.

C. Pengertian Konsep Dasar Data Base.
Menurut Fatansyah (1995) Basis data (data base) merupakan ‘‘kumpulan dari data yang saling berhubungan suatu dengan yang lainnya tersimpan luar komputer dan digunakan perangkat lunak tertentu untuk memanipulasinya Data base merupakan salah satu komponen yang penting di sistem informasi”, karena berfungsi sebagai basis penyedian informasi disebut dengan data base sistem. Sistem basis data (data base) ini adalah suatu sistem informasi yang mengintergrasikan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan lainya dan membuatnya tersedia untuk beberapa aplikasi yang bermacam-macam di dalam suatu organisasi.
Tujuan dari desain data base adalah untuk menentukan data-data yang dibutuhkan dalam sistem sehingga informasi yang di hasilkan dapat terpenuhi dengan baik terhadap beberapa alasan mengapa desain data Base perlu untuk dilakukan salah satu menghindari pengulangan data.
Basis data (data base) dapat dibayangkan sebagai sebuah lemari arsip biasanya sebuah lemari arsip menerapkan suatu aturan/cara tertentu tentang bagaimana keseluruhan arsip-arsip ditempatkan/disusun mengapa aturan-aturan tersebut diterapkan? jawabanya : kita berharap agar pada suatu saat nanti sewaktu kita bermaksud untuk mencari dan mengambil kembali arsip-arsip tersebut kita dapat melakukannya dengan mudah dan tepat.

D. Pengertian Konsep Dasar Sistem Inventaris Barang Milik Negara.
Sistem inventaris barang merupakan aplikasi pendukung sistem inventaris yang dapat digunakan oleh pegawai yang bertugas di bagian pengadaan Inventaris untuk Barang suatu lembaga/perusahaan Aplikasi pendukung ini untuk membantu pegawai bagian pengadaan untuk melakukan perekaman terhadap kegiatan pengadaan dan melakukan pelaporan atas kegiatan yang dilakukannya kepada pihak-pihak yang memerlukannya.
Inventaris adalah “ daftar yang membuat barang milik kantor (sekolah, perusahaan, perkapalan, dll) yang dipakai dalam melaksanakan tugas”, prima pena oleh instansi.
Surat keputusan menteri keungan republik Indonesia (1971) tentang Pedoman pelaksanaan invetaris barang milik negara/kekayaan negara yang dimaksud dengan barang–barang milik kekayaan negara adalah “semua barang milik negara kekayaan negara yang berasal/dibeli dengan dana yang bersumber untuk seluruhnya ataupun sebagian dari anggaran belanja negara yang berada di bawah ataupun pengurusan dapartemen-dapartemen lembaga-lembaga negara pemerintah departemen serta unit-unit dalam lingkungannya yang terdapat baik dalam negari maupun di luar negeri”, tidak termaksud kekayaan negara yang telah dipisahkan (kekayaan porum dan persero dan barang-barang kekayaan daerah otonomi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Thank you friend's.....!!!